Pesan Ridho SLANK Kepada Seniman Jalanan

Ridho SLANK berpesan kepada para seniman jalanan dalam acara Uji Gelar Pentas Ekspresi Seniman Jalanan pada 5 Juni 2017 di Gedung A, Kemdikbud. Kegiatan ini dihadiri oleh Bapak Muhadjir Effendi, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Bapak Hilmar Farid, Direktur Jenderal Kebudayaan, dan Bapak Restu Gunawan, Direktur Kesenian. Begitu banyak pesan dan berbagi pengalaman yang diberikan oleh Bang Ridho, akan dituliskan satu per satu:

Ridho Slank bersama Adi dari Institut Musik Jalanan sedang berbagi pengalaman.

1. Musik itu Attitude

Bagi Ridho SLANK, musik adalah attitude. Attitude memungkinkan orang memiliki satu level yang lebih baik. Berkomitmen dan menghormati yang lebih tua adalah  attitude yang harus dimiliki para seniman. Seperti berkomitmen untuk terus menghasilkan karya orisinil dan menjalankan sebuah kontrak. Dia menyanyangkan terhadap seniman muda yang secara teknikal andal namun secara attitude kurang. 

Musik itu attitude. …. Di tempat mana pun kita bisa menempatkan diri kita. Agar kita dipandang orang juga benar.

2. Terus Berkarya 

Ridho SLANK berpesan jangan hanya memainkan musik saja, perform saja. Karya adalah yang paling penting. Pelajaran penting ini ia dapatkan ketika sekolah musik di Amerika. Saat berkuliah, ia diberikan tugas untuk mengamati siapa yang lebih terkenal antara Joe Satriani dengan Kurt Cobbain. Hasil pengamatannya adalah lebih terkenal Kurt Cobbain karena Cobbain menghasilkan karya walaupun keduanya sama-sama mempunyai teknik yang tidak jauh.

Berkarya penting sekali. Dengan berkarya, dari sekian banyak musisi di sini dan bisa dinyanyikan sendiri dan bisa naik lagi prestasinya.

3. Musisi Jalanan Bukan Penodong

Musisi jalanan seharusnya bukan penodong. Timbul bias antara musisi dan pengamen karena sama-sama beraktivitas di jalanan. Namun, sebagai musisi jalanan harus ditonjolkan keseriusan berseni, menghasilkan karya orisinil. Bukan menjadi pengamen yang menodong dan suka maksa. 

Saya kalau dengar kata pengamen. Itu underestimate duluan. Kadang-kadang itu suka maksa dan nodong. Itu musisi? Saya pikir bukan itu.

4. Jangan Pernah Puas Berkarya

Pengembangan diri harus terus menerus dilakukan. Jangan pernah berpuas diri. Terus mengeksplor hal-hal baru dan hasilkan terus karya orisinil. Jangkau semua media agar orang-orang dapat menikmati karya kita. Jangan pernah berhenti.

Apalagi era digital kita bisa rekaman di mana saja, produksi di mana saja. Kita bisa upload di mana saja. Menghasilkan pemasukan. Itu betul-betul pembelajaran dan motivasi untuk mau ngapain lagi. Jadi jangan pernah puas.

5. Jelajahi Kekayaan Musik Bangsa

Indonesia mempunyai alat musik khas di tiap-tiap daerah. Bunyinya sangat spesifik. Itu harus dieksplor dan dapat membuat kita terinspirasi untuk menciptakan karya yang khas. 

Instrumen apa yang bisa dikembangkan, bunyi-bunyian dari Aceh hingga Papua itu spesifik sekali.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s